Perintah Dasar Linux

  • 4 min read
  • Mei 02, 2020

Ketika Anda mempelajari linux, hal paling dasar adalah Anda harus menguasai perintah dasar linux terlebih dahulu. Bagaimana bisa Anda melakukan konfigurasi linux jika Anda sendiri tidak menguasi perintah dasar linux. Untuk itu Anda memerlukan bantuan dari Shell atau terminal untuk mengkonfigurasi sistem operasi linux. Shell menerima perintah dari pengguna dan mengirimnya ke sistem operasi. Dari sistem operasi diproses lalu hasilnya langsung keluar berupa output program. Memang, distro linux teradapat tampilan antarmuka/GUI (Graphical User Interface), tetapi hakikatnya Linux memiliki antarmuka bari perintah CLI (command line interface). CLI kalau diibaratkan di windows itu seperti layar hitam/command prompt.

Struktur Perintah Linux

struktur perintah dasar linux
Struktur Perintah Linux

Perhatikan struktur perintah linux di atas. root berperan sebagai user (superuser), lalu localhost berperan sebagai hostname, lalu ada simbol ~ menandakan posisi direktori sedang berada di home user, dimana direktori ini berisikan file dan user account. Lalu shell prompt ditandai dengan simbol # artinya sedang berada di user root (superuser). Jika simbol shell prompt berupah menjadi $, maka artinya sedang berada di user account (user biasa).

Direktori Linux

Jika Anda sudah terbiasa dengan sistem operasi windows, maka jangan heran ketiak Anda mencoba sistem operasi linux ternyata susunan folder atau direktorinya berbeda. Jika di windows namanya Folder, kalau di Linux namanya Direktori. Jika di Windows menggunakan slash (/), maka dilinux menggunakan backslash (\). Jika di Windows ada partisi C:, D:, E:, dll, maka di linux tidak ada partisi tersebut yang ada hanya direktori seperti “/”, “/boot”, dll. Direktori pada linux diantaranya:

  • Direktori / (root) = Direktori Sistem pada Linux
  • Direktori /boot = Menyimpan file-file loader antara grub dan lilo. Grub (Grand Unified Bootloader) adalah program yang menampilkan pilihan sistem operasi pada saat proses booting sehingga nantinya dapat melakukan multiple boot. Sedangkan Lilo (Linux Loader), digunakan untuk memilih Linux, MS-DOS atau sistem operasi lain pada saat boot.
  • Direktori /sys (system) = berisi informasi kernel, device dan firmware
  • Direktori /bin (binary) = berisi file aplikasi yang umum dan dapat digunakan oleh user.
  • Direktori /dev (device) = berisi file informasi device seperti port serial, port printer dll.
  • Direktori /etc = berisi file konfigurasi sistem
  • Direktori /home = berisi file dari pengguna/user
  • Direktori /media = berisi direktori-direktori mount point seperti CD-ROM, DVD, Flashdisk

Istilah Umum pada Linux

1. Kernel

Kernel adalah inti dari sebuah sistem operasi. Kernel tidak berinteraksi langsung dengan pengguna, tetapi berinteraksi dengan program lain dan perangkat keras pada sistem termasuk prosesor (CPU), memory dan disk drive. Pada saat Anda menghidupkan komputer atau booting, kernel inilah yang pertama kali dimuat ke dalam memory dan terus ada selama komputer digunakan.

2. Shell Prompt

Shell Prompt dapat dikatakan sebagai Command interpreter yaitu menterjemahkan perintah yang diberikan dari prompt atau dapat dikatakan sebagai bahasa pemrograman (melaksanakan sekumpulan perintah yang dibaca sebuah file). Tampilan Shell Prompt (layar hitam) lebih banyak digunakan user ketimbang GUI.

perintah dasar linux
Tampilan Terminal di Linux CentOS

Format Perintah Shell

Format perintah shell = perintah [pilihan] [argumen]

Keterangan:
-Antara perintah dan pilihan atau pilihan dan argumen terdapat spasi
-Pilihan dan argumen tidak harus selalu ada
-Pilihan dan argumen bisa lebih dari satu
-Case Sensitive, besar kecil pengaruh
-Tiap perintah diakhiri dengan tombol ENTER

Perintah Dasar Linux

Salah satu distro linux yang dapat Anda manfaatkan untuk belajar perintah dasar linux adalah CentOS. Untuk menggunakan perintah dasar linux, maka Anda harus masuk ke dalam terminal. Caranya mudah, cukup klik kanan pada layar desktop lalu pilih Open Terminal. Opsi kedua Anda bisa membuka layar hitam (console) dengan menekan tombol Ctrl + Alt + F2/F3/F4/F5/F6. Untuk keluar dari console, silahkan tekan tombol Ctrl + Alt + F1. Berikut ini ada beberapa perintah dasar linux lengkap dengan contohnya:

1. ls

ls (list directory content) adalah perintah linux yang digunakan untuk menampilkan isi dari sebuah direktori (jika di windows namanya folder).

2. adduser & passwd

adduser adalah perintah linux yang digunakan untuk membuat user baru, sedangakan passwd digunakan untuk membuat password user baru tersebut. Penggunaan adduser dan passwd biasanya berurutan.

3. pwd

pwd (print working directory) adalah peirntah linux yang digunakan untuk untuk menampilkan posisi direktori kerja saat ini

4. cd

cd (change directory) adalah perintah linux yang digunakan untuk pindah direktori

5. mkdir

mkdir (make directory) adalah perintah linux yang digunakan untuk membuat direktori baru

6. cp

cp (copy) adalah perintah linux yang digunakan untuk membuat copy/salinan suatu file

7. mv

mv (move) adalah perintah linux yang digunakan untuk merubah nama file (rename) atau memindahkan file ke direktori

8. rm

rm (remove) adalah perintah linux yang digunakan untuk menghapus file

9. su

su (switch user) adalah perintah linux yang digunakan untuk pindah ke superuser atau user biasa

10. exit

exit adalah perintah linux yang digunakan untuk keluar dari sesi user

11. logout

logout adalah perintah linux yang digunakan untuk keluar dari sesi superuser (root)

12. reboot

reboot adalah perintah linux yang digunakan untuk merestart sistem linux

13. poweroff

poweroff adalah perintah linux yang digunakan untuk mematikan sistem linux (jika di windows ada fasilitas shutdown)

14. file

file adalah perintah linux yang digunakan untuk mengidentifikasi suatu file atau direktori

15. vi

vi adalah perintah linux yang digunakan untuk membuat file baru dengan tampilan jendela editor.

16. cat

cat adalah perintah linux yang digunakan untuk membuat, mengedit, melihat dan menggabungkan file

Latihan Perintah Dasar Linux

1. Masuk kedalam root

localhost login: root (lalu tekan enter) atau jika sudah masuk ke user biasa dapat gunakan perintah su -l

2. Buat user baru & password nya
(dalam hal ini membuat user dengan nama: masfandi)

[root@localhost ~]# adduser masfandi
[root@localhost ~]# passwd masfandi

Nanti akan muncul tampilan untuk mengisi password dari user masfandi, dalam hal ini passwordnya: 12345.

New password: 12345
Retype new password : 12345

3. Masuk kedalam user masfandi

[root@localhost ~]# su masfandi

lalu pindah ke direktori paling atas menggunakan perintah cd

[masfandi@localhost root]$ cd

4. Cek posisi direktori yang sedang aktif

[masfandi@localhost ~]$ pwd

maka akan muncul:

/home/masfandi

5. Buat direktori baru bernama: kampus

[masfandi@localhost ~]$ mkdir kampus

ketikkan perintah ls untuk melihat isi dari direktori yang sedang aktif, direktori kampus akan terlihat

buat 2 direktori baru bernama: komputer dan teknologi

[masfandi@localhost ~]$ mkdir kampus

ketikkan perintah ls untuk melihat isi dari direktori yang sedang aktif, direktori kampus akan terlihat

6. Masuk ke dalam direktori kampus

[masfandi@localhost ~]$ cd kampus

maka user masfandi sudah berada di direktori kampus

[masfandi@localhost kampus]$

7. Buat file baru dengan nama: purwokerto.txt

[masfandi@localhost kampus]$ cat>purwokerto.txt

lalu isikan file sebagai berikut:

Purwokerto Kota Satria
Belajar Linux Centos

setelah itu, tekan [Ctrl+D] untuk menyimpan.
ketikkan perintah ls untuk melihat isi dari direktori yang sedang aktif

8. Baca file: purwokerto.txt

[masfandi@localhost kampus]$ cat purwokerto.txt

maka akan muncul tampilan:

Purwokerto Kota Satria
Belajar Linux Centos

9. Hapus file purwokerto.txt

[masfandi@localhost kampus]$ rm purwokerto.txt

ketikkan perintah ls untuk melihat isi dari direktori yang sedang aktif, file purwokerto.txt harusnya sudah terhapus

10. Hapus direktori kampus beserta isinya (harus naik dulu ke direktori atasnya menggunakan perintah cd)

[masfandi@localhost ~]$ cd
[masfandi@localhost ~]$ rm -r kampus

ketikkan perintah ls untuk melihat isi dari direktori yang sedang aktif, harusnya direktori kampus sudah terhapus

Keluar dari user masfandi ketikkan perintah: exit
Keluar dari user root ketikkan perintah: logout

Demikian ulasan mengenai perintah dasar linux. Sementara hanya beberapa perintah saja yang dapat saya bagikan. Namun untuk kedepannya akan saya update lagi agar lebih lengkap. Silahkan dipraktekkan dan Semoga bermanfaat ^_^ (Mas Fandi)

Post Terkait :

34 thoughts on “Perintah Dasar Linux

  1. Penjelasan nya sangatlah lengkap tapi untuk perintah dasar ini saya masih mencoba mempelajari karena agak lumayan susah untuk dihafal tapi saya akan berusaha
    Terimakasih pak

  2. Pak kalo boleh nanya perintah-perintah diatas khusus buat yang linux centOS 7 yah , apa semuanya bisa pake itu ?seperti adduser,passwd dan mkdir?

  3. Isi artikel mengenai mengenal perintah dasar linux mudah dipahami. Contoh perintah juga membantu dalam praktik
    Terimakaaih pak

  4. Makasih pak materi dan tutor nya, sebenernya saya pengin tatap muka.. prakter bareng jadi lebih mantep. Tapi keadaan yg lagi ngga kondusif jd terpaksa mencoba sendiri. Insyaallah bisa di pahami. Walau kadang loading lama otaknya wwkwk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *