Mengenal Sistem Operasi Linux

  • 3 min read
  • Mei 29, 2020

Linux merupakan salah satu dari 4 sistem operasi (operating system) yang populer sampai saat ini. Adapun keempat sistem operasi yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda yaitu Windows, Linux, MacOS, dan Android. Diantara keempat sistem operasi tersebut, Linux layak menjadi sistem operasi paling unik. Kenapa demikian? Karena sistem operasi ini bersifat open source dan gratis. Artinya, Anda dapat mengembangkan perangkat lunak (software) sesuai keinginan Anda.

Sistem operasi linux merupakan turunan dari UNIX yang menggunakan lisensi GNU GPL (General Public License). Lisensi ini memberikan program lengkap dengan source code. Anda pun diberikan hak untuk mengubah source code dengan catatan Anda paham bagaimana sistem operasi linux bekerja. Tidak hanya itu, Anda pun sebagai pengguna, bebas mendistribusikan OS (Operating System) ini. Semua legal dibawah licensi GNU GPL.

Sejarah Linux

Nama “Linux” berasal dari nama penemunya yaitu Linus Benedict Torvalds yang digabung dengan kata “UNIX”. Linus Torvalds merupakan seorang mahasiswa dari Finlandia yang awalnya membuat sebuah proyek hobi yang terinspirasi dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dulunya dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum. Sistem UNIX sudah diterapkan sejak tahun 1969 oleh para peneliti dari AT&T’s Bell Laboratories. Namun baru dirilis untuk pertama kali pada tahun 1971 menggunakan bahasa assembly dan diubah menjadi bahasa C pada tahun 1973.

Mengenal Sistem Operasi Linux
Linus Benedict Torvalds (sumber: wikipedia)

Di beberapa platform komputer pada waktu itu, sistem operasi UNIX sangat mudah dimudahkan. Awalnya UNIX didistribusikan secara gratis, namun pada tahun 1984 mulai menjadi produk berbayar karena AT&T berpisah dengan Bell Laboratories.

Mulai tahun 1991, Linus yang tercatat sebagai mahasiswa Universitas Helsinki, Finlandia mulai penasaran dengan sistem operasi. Pada saat itu ada sistem operasi MINIX yang hanya dapat diakses untuk kepentingan pendidikan. Karena itulah, ia berinisiatif membuat kernel (inti dari sistem operasi) sendiri yang diberi nama Linux dan mengembangkannya di MINIX.

Awalnya, Linus Torvalds memberi nama kernelnya dengan nama Freax, gabungan dari free, freak, dan Unix. Kernel tersebut mulai berkembang dan diunggah pada FTP server. Dari salah seorang pekerja di FTP Server mengungkapkan bahwa nama Freax kurang menarik. Lalu ia mengubahnya dengan nama LINUX tanpa memberitahu Linus Torvalds. Akan tetapi dengan terpaksa, Linus tetap menyetujui perubahan nama tersebut. Oleh karena Linux dikembangkan oleh berbagai macam kelompok dan akhirnya berkembang dengan cepat sampai saat ini.

Untuk lebih mengenal Linus Torvalds, silahkan Anda lihat video berikut ini:

Karakteristik Linux

Linux merupakan sistem operasi turunan dari Unix yang kemudian mewarisi karakteristik yang dimiliki oleh Unix, diantaranya:

1. Multitasking

Menjalankan lebih dari satu proses berbeda pada waktu bersamaan tanpa saling menganggu proses yang lainya

2. Multiuser

Dapat digunakan lebih dari satu user yang sedang login ke dalam sistem pada waktu bersamaan.

3. Ready for Network

Dikembangkan untuk sistem komunikasi antarkomputer dalam jaringan.

4. Aman

Memiliki keamanan yang lebih baik dari sistem operasi lainnya.

5. Text Command Line

Kemampuan Linux dibandingkan dengan sistem operasi lain terletak pada Command Line-nya, bukan di GUI (Graphical User Interface).

Kelebihan dan Kekurangan Linux

Dalam sebuah sistem operasi pasti ada kelebihan dan kekurangannya. Di bawah ini merupakan kelebihan dan kekurangan dari Linux, diantaranya:

Kelebihan Linux

  1. Bebas dan tanpa biaya
  2. Ideal digunakan sebagai server
  3. Tahan dengan Virus
  4. Cocok untuk pengguna yang memiliki PC dengan spesifikasi minimum.
  5. Bekerja di dua mode.
  6. Sistem GUI lebih keren
  7. Lebih stabil
  8. Komunitas Linux ada di banyak negara dunia
  9. Distribusi (distro) yang bervariasi
  10. Aplikasi lengkap

Kekurangan Linux

  1. User yang belum terbiasa.
  2. Tidak semua Hardware mendukung.
  3. Proses Instalasi tidak mudah.
  4. Harus belajar lebih ekstra untuk menguasai linux

Distro Linux

Ada hampir ribuan distro linux yang tersebar di seluruh dunia. Dan ini adalah 50 besar distro yang saya ambil dari situs https://distrowatch.com/ (data saya ambil berdasarkan most ratings pada tanggal 27 April 2020 jam 09:21 WIB)

Rangking Distro Rating
1 MX 8.82
2 Manjaro 8.49
3 Linux Mint 8.74
4 Debian 8.67
5 deepin 8.9
6 Solus 8.57
7 Ubuntu 7.6
8 Fedora 8.44
9 openSUSE 8.8
10 Arch 9.38
11 Devuan GNU+Linux 9.08
12 Zorin OS 8.18
13 KDE neon 9.03
14 elementary OS 7.83
15 Antergos 8.15
16 Peppermint OS 9.01
17 PCLinuxOS 8.86
18 Ubuntu MATE 8.96
19 Kubuntu 9
20 Lubuntu 8.58
21 Slackware 9.28
22 Linux Lite 8.64
23 Pop!_OS 8.88
24 antiX 8.69
25 Mageia 8.45
26 Void 9.05
27 Xubuntu 8.89
28 ArcoLinux 9.25
29 Q4OS 8.67
30 Puppy 9.3
31 Gentoo 9.25
32 Sparky 8.23
33 Feren OS 7.72
34 OpenBSD 8.78
35 SolydXK 9.11
36 Bodhi 8.03
37 ReactOS 4.46
38 BunsenLabs 8.99
39 ArchLabs 8.96
40 Artix 8.37
41 Ubuntu Budgie 8.31
42 FreeBSD 8.99
43 AcademiX GNU/Linux 9.52
44 ROSA 9.03
45 CentOS 8.35
46 Voyager Live 8.53
47 Peach OSI 9.42
48 TrueOS 4.78
49 Netrunner 8.25
50 LXLE 8.62

Demikian ulasan mengenai sistem operasi linux. Semoga bermanfaat ^_^ (Mas Fandi)

Post Terkait :

34 thoughts on “Mengenal Sistem Operasi Linux

  1. Penjelasan nya sangat mudah dimengerti dan lengkap, ada videonya juga sangat membantu
    Terima kasih pak

  2. Terima kasih pak materinya sangat membantu saya. Untuk di pelajari dan menambah wawasan saya tentang mengenal Sistem Operasi Linux

  3. Isi artikel mengenai mengenal sistem operasi linux mudah dipahami. Tampilan dan font yang simpel/minimalis membuat artikel lebih enak untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *