Macam Distro Linux

  • 2 min read
  • Mei 02, 2020

Bagi Anda yang sudah mengenal linux mungkin kata “distro” sudah bukan hal yang asing lagi. Distribusi linux atau yang banyak orang sebut dengan Distro linux sudah banyak variasi macamnya. Mulai dari yang paling stabil, paling ringan, paling cocok untuk server, untuk pemula hingga ada yang bahkan mirip dengan sistem operasi windows. Distro linux dikembangkan oleh seseorang (individu), kelompok bahkan perusahaan sekalipun. Tentu Anda sebagai pengguna dapat menggunakannya secara bebas dan mengembangkannya sesuai dengan kebutuhan.

Distro linux dapat dikatakan sebagai linux yang dikembangkan dengan memaketkan program tertentu sehingga mempunyai tampilan atau fitur yang berbeda-beda sesuai dengan keinginan pengembang. Hampir semua distro linux dapat Anda download secara gratis melalui internet melalui website resmi masing-masing pengembang. Anda pun juga dapat menginstal satu atau lebih distro di dalam komputer Anda. Biasanya untuk pemula digunakan mode dual-boot, satu untuk windows, satu lagi untuk linux. Tentu hal ini kembali ke kebutuhan masing-masing pengguna.

Beberapa kategori distro linux di bawah ini mungkin dapat menjadi referensi bagi Anda yang membuhkannya.

Distro Linux yang Cocok Untuk Pemula

1. Linux Mint

linux-mint

Linux Mint adalah salah satu distro linux yang berbasis Ubuntu GNU/Linux dengan tampilan desktop yang friendly, sistem siap pakai, dan jumlah software/aplikasi yang lengkap.

Website Resmi Linux Mint: https://www.linuxmint.com/

2. Ubuntu

ubuntu
Tampilan Ubuntu

Ubuntu adalah salah satu distro linux berbasiskan Debian dan memiliki interface desktop. Distro satu ini dapat dibilang yang paling lengkap. Mudah dioperasikan dan mengenali semua jenis hardware. Ubuntu juga memiliki turunan-turunan distro yang populer. Komunitas Ubuntu di dunia terbilang yang paling banyak dan populer. Ubuntu sendiri mengeluarkan versi desktop dan server.

Website Resmi Ubuntu: https://ubuntu.com/

Distro Linux yang Paling Ringan

1. Manjaro

manjaro
Tampilan Manjaro

Manjaro adalah salah satu distro linux yang paling ringan. Manjaro menggunakan sistem rolling release, yaitu sistem manajemen paket yang dapat didownload dan dipasang oleh pengguna saat paket dirilis oleh pengembang. Sistem selalu up-to-date, tidak perlu download file ISO baru yang besarnya bergiga-giga. Tampilan dari manjaro pun sangat friendly dan tidak membuat mata mudah lelah.

Website Resmi Manjaro: https://manjaro.org/

2. KDE Neon

kdeneon
Tampilan KDE Neon

KDE Neon adalah salah satu distro linux yang dikembangkan oleh KDE Project untuk membawa keseluruhan KDE Software terbaru di setiap rilisnya. Dengan kata lain, pengguna yang hanya ingin mencoba KDE Plasma Desktop versi terbaru, tidak perlu lagi menginstal paket di OS saat ini, tetapi cukup menjalankan LiveCD KDE Neon terbaru.

Website Resmi KDE Neon: https://neon.kde.org/

Distro Linux yang Cocok Untuk Server

1. RHEL

RHELL
Tampilan Red Hat Enterprise Linux

RHEL merupakan kepanjangan dari Red Hat Enterprise Linux. RHEL adalah salah distro linux terbaik khusus untuk server. RHEL sendiri didistribusikan untuk pasar komersial yang berbasis open source. RHEL memiliki beberapa keunggulan diantaranya Installasi dan konfigurasi sistem yang mudah juga dukungan kompatibilitas yang baik.

Website Resmi RHEL: https://www.redhat.com/en/technologies/linux-platforms/enterprise-linux

2. CentOS

centos
Tampilan CentOS

CentOS merupakan kepanjangan dari Community Enterprise Operating System. CentOS adalah salah satu distro linux yang biasa digunakan untuk server. CentOS digunakan untuk skala Enterpise. Centos memilki keunggulan dibandingkan linux lain yaitu satu-satunya distro linux yang didukung resmi oleh CPanel.

Website Resmi Centos: https://www.centos.org/

Untuk distro selain diatas, silahkan dapat Anda lihat di Distro Watch

Tips Memilih Distro Linux yang Tepat

  1. Jika Anda pemula maka gunakan distro yang live CD, dapat Anda jalankan melalui CD atau flashdisk.
  2. Pilih distro yang populer di lingkungan Anda. Ini agar proses belajar jadi lebih cepat, apalagi kalau Anda belajar dengan yang sudah ahli.
  3. Instal beberapa distro linux yang belum pernah Anda coba. Nantinya Anda akan mengetahui perbedaannya.

Demikian ulasan mengenai macam distro linux. Semoga bermanfaat ^_^ (Mas Fandi)

Post Terkait :

31 thoughts on “Macam Distro Linux

  1. Penjelasan yang tidak rumit dan sudah dikelompokkan (paling ringan untuk server atau sebagainya) dan menyertakan link dari masing masing distro yang disebutkan supaya bisa langsung cek dan mungkin mencobanya juga sangat membantu
    Terimakasih pak

  2. Informasi yg sangat bermanfaat tentang distro2 linux , dari yang cocok untuk pemula, yang paling ringan dan yang cocok untuk server

  3. Isi artikel mengenai macam-macam distro linux mudah dipahami. Selain itu, pemberian tips memilih distro linux dan contoh tampilan desktop di setiap distro linux menjadi daya tarik untuk mencoba dan membantu pembaca agar dapat memilih distro yang tepat.
    Terimakasih pak

  4. Mantap,. Yg ingin saya tanyakan. Ini saya pake centos run pake live usb naah itu touch pad nya ngga bisa di gunakan.. jd harus pake mouse,. teruss kalo pake distro yang lain. Apakah akan ada bagian dari laptop yg ga bisa di gunakan juga ya?

  5. Terima kasih cukup mudah untuk dipahami
    untuk linux redhat digunakan sebagai server ya, kalau buat daily worth it tidak ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *